Selasa, 17 April 2012

Filosofi Kupu-Kupu

'Experience is the Best Teacher'

Kecantikan Kupu-Kupu 'Asli'
I'm back, perjalanan saya kemarin memberi sedikit pelajaran, okay, kita bermain dengan filosofi lagi. Sekarang saya akan membahas tentang filosofi dari kupu-kupu. Kupu-kupu asli lho ya, jangan kupu-kupu malam, kalo jenis kupu-kupu malam itu sudah merupakan hasil dari analogi kecantikan kupu-kupu asli, tapi saya bukan membahas tentang itu, jadi jangan ngarep deh, daripada digantung *curhat*

Ini Jenis Kupu-Kupu
Malam
Kupu-kupu, lihat tuh gambar diatas, itu namanya kupu-kupu, bukan kaya gambar disamping ini ya, hak hak ...

Kupu-kupu itu memang hewan yang bagi saya 'cantik', tapi pasti tau khan sebelum dia menjadi kupu-kupu hewan ini apa ? yep, ulat yang selalu dianggap menjijikan oleh kebanyakan orang. Kupu-kupu adalah proses metamorfosis dari ulat, heran khan ya ? dari ulat yang menjijikan bisa jadi kupu-kupu yang cantik. Tenang kalo anda heran dan bingung, saya juga koq, jadi kita bodonya bareng-bareng, biar ga bodo makanya ayok dibaca :3

Daur Perkembangan
Metamorfosis Kupu-kupu
Metamorfosis kupu-kupu, nih gambarnya jadi urutannya telur - ulat - kepompong - kupu-kupu muda - kupu-kupu dewasa. Paham khan ya ? kalo ga paham, tanya sama anak biologi aja, saya juga ga bisa ngasi penjelasan lebih lanjutnya, daripada saya jelasin ntar kalian malah tambah ga ngerti, hak hak hak ... *pikiransesat*

Kupu-kupu dewasa adalah wujud yang paling cantik, karena keanekaragaman warna-warni sayapnya mulai tampak, tapi sayang kupu-kupu sendiri tidak pernah tau dirinya itu cantik, karena dia tidak bisa melihat sayapnya sendiri *kecualikalongaca*

Ada fakta unik tentang kupu-kupu, katanya sih ya kupu-kupu jantan itu mati setelah kawin dan kupu-kupu betina mati setelah bertelur, saya baru tau lho, kalian pada tau ga ? kalo tau ya gapapa, baguslah, lulus berarti kemaren ulangan biologi, kalo ga tau, setelah baca ini jadi tau dong ya :3

Bentuk Ulat Sebelum Menjadi
Kupu-Kupu, Jijik ?
Bentuk ulat dalam metamorfosis kupu-kupu merupakan parasit, yang bisa digolongkan sebagai hama yang merugikan pertanian, karena memang dalam bentuk ulat ini, kupu-kupu sangat rakus dalam memakan daun, hal ini karena ia harus memenuhi kebutuhannya untuk melanjutkan siklus perubahan dalam dirinya, kepompong, wujud berikutnya dari ulat, dalam wujud ini kupu-kupu mengalami perubahan sedikit demi sedikit, jadi hidupnya hanya bergelantungan dalam batang pohon, tidak bergerak dan berpuasa, jika kepompong jatuh dari batang pohon berarti ia sudah gagal menjadi kupu-kupu. *tereliminasi*
Proses lengkap didalam kepompong saya ga paham, yang pasti sekitar semingguan kepompong akan pecah dan muncullah kupu-kupu muda yang kemudian akan menjadi kupu-kupu dewasa. Setelah menjadi kupu-kupu inilah hewan ini tidak dianggap hama, karena apa ? cari tau sendiri aja deh :D

Kupu-kupu Menempel di Bunga
Oke, mari kita cari kesamaan kehidupan kupu-kupu dengan kita sebagai manusia, mana yang pantas ditiru dan mana yang tidak pantas ditiru. Metamorfosis kupu-kupu itu berjalan tidak segampang yang kita bayangkan, dalam bentuk ulat, kupu-kupu harus bertahan dari segala macam ancaman, baik predator ataupun alam. Ia pun harus banyak makan dan menjadi parasit agar bisa secepatnya berubah menjadi bentuk kepompong. Dalam wujud kepompong pun kupu-kupu harus bisa bertahan agar tetap tergantung di batang, karena jika sampai jatuh maka hidupnya akan berakhir. Kupu-kupu muda, masih harus belajar bagaimana cara untuk terbang dan menjadi kupu-kupu dewasa yang 'cantik'. Kupu-kupu dewasa mencari makanan di bunga-bunga yang sedang mekar, selain mencari makan kupu-kupu juga membantu menyebarkan serbuk sari bunga agar bunga bisa tetap berkembang biak, jadi ada proses saling menguntungkan. Kupu-kupu dewasa mengalami perkembangbiakan yang dilakukan dengan perkawinan, kupu-kupu jantan dewasa akan mati begitu melakukan proses perkawinan, sedangkan kupu-kupu betina dewasa mati setelah bertelur.

Tahap Kepompong
Manusia, mengalami proses yang sama, ulat pada kupu-kupu sama dengan manusia saat bayi hingga anak-anak sifatnya parasit, memerlukan bantuan orang lain dan mengalami masa-masa sulit, karena harus belajar berbicara, berjalan dsb. Kemudian beranjak remaja, dimana ini sama dengan wujud kepompong, tahap ini adalah tahap dimana seorang manusia harus belajar dan banyak belajar, menjalani segala jenjang kehidupan, jika gagal maka kesempatannya menjadi seorang yang sukses akan menipis, sama seperti kepompong yang jatuh dari batangnya. 

Beranjak ke tahap kupu-kupu muda, ini sama dengan saat-saat manusia mulai belajar hidup sendiri dan melaksanakan apapun dengan kemampuannya sendiri tanpa harus merepotkan orang lain. Tahap ini adalah tahap manusia mulai bekerja dan memikirkan masa depannya. Selain itu masa ini adalah masa-masa manusia mencapai kesempurnaan hidupnya, dalam artian ketampanan, kecantikan dan segala macamnya *puncakkejayaan*

Pengorbanan untuk Kebahagiaan
Kupu-kupu dewasa adalah tahapan selanjutnya dimana manusia itu sudah mampu bekerja, memiliki keluarga dan mampu memperlihatkan kecantikan dan keindahannya untuk orang lain. Pada masa ini hendaknya manusia tidak lagi bersifat parasit, tapi lebih saling menguntungkan, sama seperti kupu-kupu yang mengambil sari bunga tapi membantu bunga dalam perkembangbiakannya.

Kematian kupu-kupu dalam perkawinan dan proses bertelur, sama dengan Manusia, hendaknya seorang laki-laki dewasa mulai tidak memperlihatkan keindahannya begitu mengalami pernikahan, seorang perempuan dewasa juga seperti itu, setelah memiliki anak hendaknya keindahannya tidak lagi diperlihatkan, itu untuk menjaga keharmonisan hidup berumah tangga di masa dewasa. Sama halnya dengan sebuah pengorbanan untuk mencapai kebahagiaan bersama.

Bagaimana kesamaannya ? bisa diterima ? jika tidak, bukan masalah bagi saya, karena ini semuanya memang karangan saya semata, namun bagi saya persamaan ini cukup bisa diterima.

Ulat dan Kupu-Kupu
Si buruk Menjadi Si Cantik
Terakhir, tirulah sifat kupu-kupu, mereka tidak pernah menyerah, meskipun dihina saat berwujud ulat, mereka berhasil membuktikan bahwa mereka bisa menjadi lebih baik saat menjadi kupu-kupu, mampu memancarkan keindahan dan kecantikannya. Namun satu hal, kupu-kupu tidak pernah bisa melihat kecantikan sayapnya, orang lainlah yang mampu melihatnya. Selama menjadi kupu-kupu ia tetap bersikap layaknya seekor ulat yang buruk rupa dan terus dengan gigih berusaha menjadi lebih baik.

Intinya, kita sebagai manusia jangan pernah menyerah untuk mencapai kesuksesan, entah berbagai macam cacian dan ejekan yang dilayangkan pada kita, tetaplah bangkit dan jadikan itu sebuah semangat untuk  menjadi lebih baik. Namun ingat saat sudah mencapai kesuksesan, jangan pernah takabur dan sombong, biarkan kita terlihat apa adanya, dan biarkan orang lain yang melihat kesuksesan kita tanpa perlu kita pamerkan.

Untuk menjadi cantik dan indah diperlukan sebuah proses yang sangat panjang, namun tetaplah sabar dan terus berusaha. Ingatlah, perjalanan ulat menjadi kupu-kupu tidak semudah yang kita bayangkan :D
"Butterfly is beautiful, but they never saw it, they always think they are an ugly Caterpillar, but the other people always see how beauty they are"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
;