Rabu, 04 April 2012

Life is Yours

'Experience is the Best Teacher'

Alun-Alun Kota Malang
Yeah, nugas di luar memang menyenangkan, apalagi sendirian, kipir-kipir tinggal duduk, diam, mengamati, teliti dan ... *tertidur*. Ini nih efek kalo saya dibiarkan berkeliaran buat nugas sendirian, pasti ga bakalan kelar, tapi gapapalah, toh tugasnya akhirnya terkumpul :D *senyumkemenangan*

Efek Kalau Mengamati
Terlalu Lama
Alright, tugas saya kali ini adalah mengamati fenomena-fenomena yang terjadi di sekitaran alun-alun Kota Malang yang nantinya akan diubah untuk menjadi sebuah desain, desain yang kemudian akan dipresentasikan dihadapan dosen dan temen-temen yang lain. 

Pagi-Siang-Sore-Malam-Pagi lagi, sudah kulalui di alun-alun ini *lebai*, sebenernya cuma sejam doang, ga nyampe malah, boro-boro sejam, udah duluan bosen kali nongkrong di alun-alun, sendirian lagi, mending ada cewe cantik, bakal betah udahan, tapi kalo ada juga di siulin pasti kabur *pengalaman*

Well, walaupun ga sampe sejam, banyak fenomena yang saya dapatkan disana, kalo masalah desain, ga tau deh, tapi masalah kehidupan baru ketangkep *dasarbukanotakarsitek*. Alun-alun, berbagai macam aktivitas yang terjadi disana, dari kalangan masyarakat menengah keatas sampe kebawah. anak kecil, remaja, orang tua semuanya ada, komplit spesial pake telor.

Anak Kecil dan Dunianya
Kehidupan, yep keadaan alun-alun membuat terlintas sedikit di pikiran saya tentang kehidupan, dengan banyaknya orang-orang yang berada disini, tujuan kehidupan mereka sama ga ya ? Ini sebuah pertanyaan yang seringkali terlintas di pikiran saya jika sedang merenung.

Untuk apakah kita hidup ? apakah tujuan hidup tiap orang itu sama ?

Ada yang hidup seperti menjadi anak kecil,  hidup untuk bersenang-senang, melakukan apapun yang penting aku senang, aku happy ... 

Mengejar Ilmu Pengetahuan ?
Ada yang hidup seperti menjadi seorang remaja, sisi satunya hidup untuk mengejar popularitas, karena baginya tanpa popularitas hidupnya hampa, dia ingin semua orang tau siapa dirinya, di sisi yang lain ada yang hidup untuk mengejar ilmu pengetahuan, selalu merasa tidak puas, selalu merasa dirinya kurang dan selalu selalu saja belajar, dia merasa tidak puas jika belum menemukan jawaban yang ia cari ...

Ada yang hidup seperti menjadi seorang pedagang, selalu mencari keuntungan, selalu mencari uang, mengejar kekayaan hingga ia merasa cukup, baginya waktu adalah uang, tidak akan pernah ia sia-siakan, tapi jarang ada orang yang mengejar kekayaan itu merasa dirinya cukup, bukan begitu ?

Ada yang hidup seperti menjadi orang-orang di pemerintahan sana, hidup mengejar kekuasaan, jabatan, berusaha menjadi pemimpin, yang meski ada beberapa pemimpin yang akhirnya baik

Kekuasaan dan Uang adalah
Segalanya
Ada yang hidup seperti menjadi orang tua, hidup untuk membahagiakan anaknya, membahagiakan orang-orang yang mereka sayang, karena mereka tidak ingin melihat orang-orang di sekitarnya menderita, tapi ini jarang sekali bisa kita temui :)

yang paling langka, mungkin sampai tidak bisa di analogikan, orang yang memiliki tujuan hidup untuk menolong orang lain dan membahagiakan orang lain, siapapun dia, tanpa memandang apapun, baginya hidup adalah sebuah anugerah terindah, saya pernah menemui orang seperti itu, tapi hanya sedikit :')

Begitulah tujuan hidup apabila dianalogikan dari kehidupan yang kulihat di sekitar alun-alun, ini hanya berupa perumpaan, jadi tidak semata-mata yang dimaksud memiliki tujuan hidup seperti itu, karena tujuan hidup orang itu berbeda-beda tergantung dari ajaran dan lingkungan disekitarnya, dan mungkin masih banyak yang lain yang belum bisa saya sebutkan, 

Where You Will Go ?
Jika saya pribadi, saya tidak munafik, saya mungkin sama seperti anak kecil, remaja, dan seorang pedagang, tapi saya sedang belajar juga agar bisa menjadi seperti orang tua dan sosok langka yang tidak bisa saya analogikan, saya harap juga setiap orang bisa berpikir seperti itu. Namun satu hal, bagaimanapun keadaanya dan apapun tujuan hidup yang kalian pilih, pasti ada hikmah dan arti dibaliknya, semua tidak ada yang salah, yang benar pun tidak, begitulah hidup :D

Hidup itu pilihan, tiap orang berhak menentukan hidupnya, dan dia juga berhak menerima hasil setiap pilihannya, semua pilihan hidupmu pasti akan berlangsung baik selama dalam hatimu selalu ada dan mengingat nama Tuhan :)

Mungkin sedikit fenomena tentang kehidupan yang saya dapatkan dari alun-alun ini, jauh dari tujuan saya kesini, menangkap fenomena desain, hahaha ... tapi tak apalah, mungkin tulisan ini bisa mewakili fenomena sebenarnya yang saya dapatkan *arsitekgagaldesain*
"Life is your choice, your rule and your destiny, so, enjoy it"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;