Tampilkan postingan dengan label Architecture. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Architecture. Tampilkan semua postingan
Selasa, 15 Mei 2012 1 komentar

Teori Taman Hutan Kota

~ Architecture ~

Taman Hutan Kota
Pengertian Taman Hutan Kota

Hutan kota merupakan suatu ekosistem dan tidak sama dengan pengertian hutan selama ini. Hutan kota adalah komunitas tumbuh-tumbuhan berupa pohon dan asosiasinya yang tumbuh di lahan kota atau struktur kota, berbentuk jalur menyebar atau bergerombol (menumpuk) dengan struktur meniru (menyerupai) hutan alam, membentuk habitat yang memungkinkan kehidupan bagi satwa dan menimbulkan lingkungan yang sehat, nyaman, indah (estetis). 

Hutan Kota di Bandar Baru
Kita sangat membutuhkan hutan kota, untuk perlindungan dari berbagai masalah lingkungan perkotaan. Hutan kota mempunyai banyak fungsi (kegunaan dan manfaat). Hal ini tidak terlepas dari peranan tumbuh-tumbuhan di alam. Tumbuh-tumbuhan sebagai produsen pertama dalam ekosistem, mempunyai berbagai macam kegiatan metabolisme untuk ia hidup, tumbuh dan berkembang. Kegiatan metabolisme tumbuh - tumbuhan dimaksud telah memberikan keuntungan dalam kehidupan kita. Tidak ada satu makhlukpun yang dapat hidup tanpa tumbuh-tumbuhan.

Fungsi Taman Hutan Kota 

Taman kota, mempunyai fungsi utama untuk keindahan dan interaksi sosial. Fungsi hutan kota sangat tergantung kepada bentuk dan struktur hutan kota serta tujuan perancangannya. Secara garis besar fungsi hutan kota yang sangat banyak itu dapat dikelompokkan menjadi : 
  • Fungsi Lansekap meliputi fungsi fisik dan fungsi sosial. 
  1. Fungsi Fisik, yaitu berfungsi antara lain untuk perlindungan terhadap angin, sinar matahari, pemandangan yang kurang bagus dan terhadap bau, sebagai pemersatu, penegas, pengenal, pelembut, dan pembingkai. 
  2. Fungsi Sosial, penataan tumbuh-tumbuhan dalam hutan kota dengan baik akan memberikan tempat interaksi sosial yang sangat menyenangkan. Hutan kota dengan aneka ragam tumbuh-tumbuhan mengandung nilai-nilai ilmiah sehingga hutan kota dapat digunakan sebagai laboratorium hidup, untuk sarana pendidikan dan penelitian. Fungsi kesehatan misalnya, untuk terapi mata dan mental serta fungsi rekreasi, olah raga, dan tempat interaksi sosial lainnya. Fungsi sosial politik ekonomi misalnya, untuk persahabatan antar negara. Hutan kota dapat memberikan hasil tambahan secara ekonomi untuk kesejahteraan penduduk seperti buah-buahan, kayu, obat-obatan sebagai warung hidup dan apotik hidup. 
  • Fungsi Pelestarian Lingkungan (ekologi), dalam pengembangan dan pengendalian kualitas lingkungan, fungsi lingkungan diutamakan tanpa mengesampingkan fungsi-fungsi lainnya. Fungsi pelestarian lingkungan ini antara lain adalah : 
  1. Menyegarkan udara atau sebagai "paru-paru kota", fungsi menyegarkan udara dengan mengambil co2 dalam proses fotosintesis dan menghasilkan o2 yang sangat diperlukan bagi makhluk hidup untuk pernafasan. Sinarmatahari 6 co2 + 6 h2o ----------------> c6h12o6 + 6 o2 khlorofil enzim.
  2. Menurunkan suhu kota dan meningkatkan kelembaban, suhu disekitar tanaman menjadi lebih sejuk. Uap air di atmosfir bertindak sebagai pengatur panas (suhu udara) karena sifatnya dapat menyerap energi radiasi matahari gelombang pendek maupun gelombang panjang.
  3. Sebagai ruang hidup satwa, hutan memiliki banyak tumbuhan yang hidup di dalamnya. Tumbuh-tumbuhan selain sebagai produsen pertama dalam ekosistem juga dapat menciptakan ruang hidup (habitat) bagi makhluk hidup lainnya, seperti burung, kupu-kupu, serangga, 
  4. Pengendalian dan mengurangi polusi udara dan limbah, sebagai pengendalian dan atau mengurangi polusi udara dan limbah, serta menyaring debu. Berbagai hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa tumbuh-tumbuhan dapat mengakumulasi berbagai jenis polutan (pencemar). Seperti pohon johar, asam landi, angsana dan mahoni dapat mengakumulasi pb (timah hitam) yaitu hasil pencemaran oleh kendaraan bermotor, pada daun dan kulit batang. 
  5. Peredaman kebisingan, kebisingan adalah suara yang berlebihan, tidak diinginkan dan sering disebut "polusi tak terlihat" yang menyebabkan efek fisik dan psikologis. Efek fisik berhubungan dengan transmisi gelombang suara melalui udara, efek psikologis berhubungan dengan respon manusia terhadap suara. 
  • Fungsi Estetika, tumbuh-tumbuhan dapat memberikan keindahan dari garis, bentuk, warna, dan tekstur yang ada dari tajuk, daun, batang, cabang, kulit batang, akar, bunga, buah maupun aroma. Hasil penelitian saya menunjukkan bahwa penilaian hutan kota yang berstrata banyak mempunyai nilai estetika lebih tinggi, daripada hutan kota berstrata dua. 
Tipe Taman Hutan Kota 

Hutan Kota Malabar
Hutan kota yang dibangun pada areal pemukiman bertujuan utama untuk pengelolaan lingkungan pemukiman, maka yang harus dibangun adalah hutan kota dengan tipe pemukiman. Hutan kota tipe ini lebih dititik-beratkan kepada keindahan, penyejukan, penyediaan habitat satwa khususnya burung, dan tempat bermain dan bersantai. 

Kawasan industri yang memiliki kebisingan yang tinggi dan udaranya tercemar, maka harus dibangun hutan kota dengan tipe kawasan industri yang mempunyai fungsi sebagai penyerap pencemar, tempat istirahat bagi pekerja, tempat parkir kendaraan dan keindahan. 

Kota yang memiliki kuantitas air tanah yang sedikit dan atau terancam masalah intrusi air laut, maka fungsi hutan yang harus diperhatikan adalah sebagai penyerap, penyimpan dan pemasok air. Maka hutan yang cocok adalah hutan lindung di daerah tangkapan airnya. 
  1. Tipe pemukiman, Hutan kota di daerah pemukiman dapat berupa taman dengan komposisi tanaman pepohonan yang tinggi dikombinasikan dengan semak dan rerumputan. Taman adalah sebidang tanah terbuka dengan luasan tertentu di dalamnya ditanam pepohonan, perdu, semak dan rerumputan yang dapat dikombinasikan dengan kreasi dari bahan lainnya. Umumnya dipergunakan untuk olah raga, bersantai, bermain dan sebagainya. 
  2. Tipe kawasan industri, Suatu wilayah perkotaan pada umumnya mempunyai satu atau beberapa kawasan industri. Limbah dari industri dapat berupa partikel, aerosol, gas dan cairan dapat mengganggu kesehatan manusia. Di samping itu juga dapat menimbulkan masalah kebisingan dan bau yang dapat mengganggu kenyamanan. Beberapa jenis tanaman telah diketahui kemampuannya dalam menyerap dan menjerap polutan. Dewasa ini juga tengah diteliti ketahanan dari beberapa jenis tanaman terhadap polutan yang dihasilkan oleh suatu pabrik. Dengan demikian informasi ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam memilih jenis-jenis tanaman yang akan dikembangkan di kawasan industri. 
  3. Tipe rekreasi dan keindahan, Manusia dalam kehidupannya tidak hanya berusaha untuk memenuhi kebutuhan jasmaniah seperti makanan dan minuman, tetapi juga berusaha memenuhi kebutuhan rohaniahnya, antara lain rekreasi dan keindahan. Rekreasi dapat didefinisikan sebagai setiap kegiatan manusia untuk memanfaatkan waktu luangnya (douglass, 1982). Pigram dalam mercer (1980) mengemukakan bahwa rekreasi dapat dibagi menjadi dua golongan yakni : (1) rekreasi di dalam bangunan (indoor recreation) dan (2) rekreasi di alam terbuka (outdoor recreation). Brockman (1979) mengemukakan, rekreasi dalam bangunan yaitu mendatangkan pengalaman baru, lebih menyehatkan baik jasmani maupun rohani, serta meningkatkan ketrampilan. 
  4. Tipe pelestarian plasma nutfah, Hutan konservasi mengandung tujuan untuk mencegah kerusakan perlindungan dan pelestarian terhadap sumberdaya alam. Bentuk hutan kota yang memenuhi kriteria ini antara lain : kebun raya, hutan raya dan kebun binatang. Ada 2 sasaran pembangunan hutan kota untuk pelestarian plasma nutfah yaitu : Sebagai tempat koleksi plasma nutfah, khususnya vegetasi secara ex-situ. Sebagai habitat, khususnya untuk satwa yang akan dilindungi atau dikembangkan.Manusia modern menginginkan back to nature. Hutan kota dapat diarahkan kepada penyediaan habitat burung dan satwa lainnya. Suatu kota sering kali mempunyai kekhasan dalam satwa tertentu, khususnys burung yang perlu diperhatikan kelestariannya. Untuk melestarikan burung tertentu, maka jenis tanaman yang perlu ditanam adalah yang sesuai dengan keperluan hidup satwa yang akan dilindungi atau ingin dikembangkan, misalnya untuk keperluan bersarang, bermain, mencari makan ataupun untuk bertelur. Hutan yang terdapat di pesisir pantai menghasilkan bahan organik. Dedaunan yang jatuh ke air laut kemudia dapat berubah menjadi detritus. Pada permukaan detritus dapat menjumpai mikroorganisme air. Sebagian hewan merupakan pemakan detritus (detritus feeder). Nampaknya organisme yang memakan detritus ini, sesungguhnya memangsa mikroorganismenya, karena mikroorganisme mengandung protein, karbohidrat dan lain-lain. Apabila hutan ini hilang, maka detritus tidak tersedia lagi dan akibatnya hewan pemakan detritus pun akan musnah. 
  5. Tipe perlindungan, Selain dari tipe yang telah disebutkan di atas, areal kota dengan mintakat ke lima yaitu daerah dengan kemiringan yang cukup tinggi yang ditandai dengan tebing-tebing yang curam ataupun daerah tepian sungai perlu dijaga dengan membangun hutan kota agar terhindar dari bahaya erosi dan longsoran. Hutan kota yang berada di daerah pesisir dapat berguna untuk mengamankan daerah pantai dari gempuran ombak laut yang dapat menghancurkan pantai. Untuk beberapa kota masalah abrasi pantai ini merupakan masalah yang sangat penting.
  6. Tipe pengamanan, yang dimaksudkan hutan kota dengan tipe pengamanan adalah jalur hijau di sepanjang tepi jalan bebas hambatan. Dengan menanam perdu yang liat dan dilengkapi dengan jalur pohon pisang dan tanaman yang merambat dari legum secara berlapis-lapis, akan dapat menahan kendaraan yang keluar dari jalur jalan. Sehingga bahaya kecelakaan karena pecah ban, patah setir ataupun karena pengendara mengantuk dapat dikurangi. Pada kawasan ini tanaman harus betul-betul cermat dipilih yaitu yang tidak mengundang masyarakat untuk memanfaatkannya. Tanaman yang tidak enak rasanya seperti pisang hutan dapat dianjurkan untuk ditanam di sini.
Sumber : 
  • www.asketik.org/artikel/25—kehutanan/56-fungsi-taman-hutan-kota
  • Artikel “fungsi taman hutan kota” oleh : prof. Dr.ir. Zoer’aini djamal irwan, m.s
  • http://www.dephut.go.id/files/ismayadi.pdf
  • Artikel “pembangunan dan pengelolaan hutan kota” oleh ismayadi samsoedin dan endro subiandono
- Desain Matra II -
Senin, 02 April 2012 0 komentar

Transformasi Furniture

~ Architecture ~

Transformasi
Menurut Kamus :

(The New Grolier Webster International Dictionary of English Language)

Transformasi adalah menjadi bentuk yang berbeda namun mempunyai nilai-nilai yang sama, perubahan dari satu bentuk atau ungkapan menjadi suatu bentuk yang mempunyai arti atau ungkapan yg sama mulai dari struktur permukaan dan fungsi.
(Webster Dictionary, 1970) 

Transformasi berarti perubahan menjadi sesuatu, Transformasi dapat dianggap sebagai sebuah proses pengalihan total dari suatu bentuk menjadi sebuah sosok baru yang dapat diartikan sebagai tahap akhir dari sebuah proses perubahan. Sebagai sebuah proses yang dijalani secara bertahap, faktor ruang dan waktu menjadi hal yang sangat mempengaruhi perubahan tersebut 

Menurut Pendapat Para Ahli : 

Transformasi adalah sebuah proses perubahan secara berangsur-angsur eshingga sampai pada tahap ultimate, perubahan dilakukan dgn cara memberi respon terhadap pengaruh unsur eksternal dan internal yang akan mengarahkan perubahan dari bentuk yang sudah dikenal sebelumnya melalui proses menggandakan secara berulang-ulang atau melipat gandakan (Antoniades,1990) 

Transformasi adalah perubahan fisik yang disebabkan oleh adanya kekuatan nonfisik, yaitu perubahan budaya, sosial, ekonomi dan politik (Rossi, 1982 dlm Sari, 2007) 

Transformasi dapat dibagi menjadi beberapa Kategori, diantaranya : 

Kategori transformasi : 

1. Transformasi bersifat Topologikal (geometri), bentuk geometri yang berubah dengan komponen pembentuk dan fungsi ruang yang sama, 

2. Transformasi bersifat Gramatika Hiasan (ornamental), dilakukan dgn menggeser, memutar, mencerminkan, menjungkirbalikan, melipat, dll 

3. Transformasi bersifat Reversal (kebalikan), pembalikan citra pada figur objek yang akan ditransformasi dimana citra objek dirubah menjadi citra sebaliknya, 

4. Transformasi bersifat Distortion (merancukan), kebebasan perancang dalam beraktifitas 

(Laseau,1980 dalam Sembiring, 2006) 

Proses transformasi : 

1. Perubahan terjadi secara perlahan-lahan atau sedikit demi sedikit 

2. Tidak dapat diduga kapan dimulainya dan sampai kapan proses tersebut akan berakhir, tergantung dari faktor yang mempengaruhinya 

3. Komprehensif dan berkesinambungan 

4. Perubahan yang terjadi mempunyai keterkaitan erat dengan emosional (sistem nilai) yang ada dalam masyarakat. Proses transformasi mengandung dimensi waktu dan perubahan sosial budaya masyarakat yang menempatinya yang muncul melalui proses panjang yang selalu terkait dgn aktifitas-aktifitas yang terjadi pada saat itu. 

(Alexander, 1987 dalam Pakilaran, 2006) 

Faktor-faktor yang menyebabkan transformasi : 

1. Kebutuhan Identitas Diri (identification), Pada dasarnya orang ingin dikenal & ingin memperkenalkan diri terhadap lingkungan 

2. Perubahan Gaya Hidup (life style), Perubahan struktur dalam masyarakat, pengaruh kontak dengan budaya lain dan munculnya penemuan-penemuan baru mengenai manusia dan lingkungannya 

3. Penggunaan Teknologi Baru, Timbulnya perasaan untuk mengikuti mode/trend, dimana bagian yang masih dapat dipakai secara teknis (belum mencapai umur teknis dipaksa untuk diganti demi mengikuti mode/trend) 

(Habraken,1976 dalam Pakilaran, 2006) 

Faktor-faktor lain yang menyebabkan transformasi : 

1. Perubahan Sosial, faktor lingkungan fisik, perubahan penduduk, isolasi dan kontak, struktur masyarakat, sikap dan nilai-nilai, kebutuhan yang dianggap perlu dan dasar budaya masyarakat, 

2. Perubahan Budaya, budaya sebagai sistem nilai terlihat dalam gaya hidup masyarakat yang mencerminkan status, peranan kekuasaan, kekayaan, keterampilan, 

3. Perubahan Ekonomi, kekuatan yg paling dominan dalam menentukan perubahan lingkungan fisik adalah kekuatan ekonomi (Rossi, 1982) 

4. Perubahan Politik, peran aspek politis melalui bentuk intervensi non fisik melalui kebijakan pengembangan kawasan (Rossi,1982) 

(Sari, 2007) 

Jadi dapat disimpulkan, Transformasi adalah suatu perubahan dari satu kondisi (bentuk awal) ke kondisi yg lain (bentuk akhir) dan dapat terjadi secara terus menerus atau berulang kali yang dipengaruhi oleh dimensi waktu yang dapat terjadi secara cepat atau lambat, tidak saja berhubungan dengan perubahan fisik tetapi juga menyangkut perubahan sosial budaya ekonomi politik masyarakat karena. tidak dapat lepas dari proses perubahan baik lingkungan (fisik) maupun manusia (non fisik).

Contoh gambar transformasi :

Lemari dan Kasur yang digabung

Hasil Pengabungan


- Desain Interior -
Senin, 19 Maret 2012 0 komentar

Stadelhofen Railway Station

~ Architecture ~

Stasiun Kereta Api Stadelhofen
Lokasi : Zurich

Dibangun : 1983 - 1984

Jenis Bangunan : Terminal Transportasi

Style : Modern


Ekterior Stasiun
Zurich Stadelhofen adalah bagian dari kota Zurich dan juga merupakan stasiun kereta api penting. Bangunan ini terletak dengan Zurich Opera House dan dekat dengan Bellevue Square di Zurich. Secara letak geografis, Stadelhofen terletak dibagian tenggara Zurich dan dekat dengan danau Zurich. Bangunan ini berjenis bangunan transportasi. Transportasi adalah pergerakan barang dan orang dari satu lokasi ke lokasi lain. Transportasi dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti udara, rel, jalan, air, kabel, pipa dan ruang. Lapangan dapat dibagi menjadi infrastruktur, kendaraan, dan operasi. Stasiun Stadelhofen ini bukanlah stasiun utama di kota Zurich. Stasiun utama di Zurich adalah stasiun Hauptbahnhof. Kereta koneksi ke stasiun Stadelhofen ini sangat sering, dan perjalanan hanya membutuhkan waktu 2 menit. Stasiun kereta Stadelhofen yang dibangun pada awal 1980-an, adalah persimpangan transportasi utama untuk daerah Zurich.Rancangan aslinya terdiri dari 300 meter bangunan terminal lama. Kalau dilihat lebih detil lagi, sepanjang rel kereta api yang melengkung melewati sepanjang lereng bukit di pusat kota.

Kereta api di Stasiun
Berdirinya stasiun kereta api Stadelhofen ini merupakan jawaban dari tantangan yang telah diberikan kepada Santiago Calatrava. Awalnya Santiago Calatrava hanya diperintahkan untuk menambah satu trek lagi yaitu trek ketiga. Namun, disitulah letak tantangannya. Karena dalam pengerjaannya dibutuhkan keahlian dan kematangan ide. Untuk membangun stasiun Stadelhofen ini , telah digali lereng bukit untuk jalur rel dan kemudian dibangun kembali lereng bukit dengan struktur bertingkat yang digunakan untuk mengembalikan trotoar dan membiarkannya terbuka secara alami . Stasiun Stadelhofen ini merupakan tempat yang digunakan untuk mengoperasikan layanan kereta api daerah saja.Yang mengesankan adalah sisi-sisi dari rel yang ada di stasiun itu terbuat dari baja yang mendukung balkon-balkon yang dibuat setiap sembilan meter yang dirancang untuk menjaga posisi atau kenyamanan berjalan di sepanjang rel . Balkon - balkon tersebut juga dapat digunakan untuk menahan laju kereta yang tidak patuh dan keluar dari lintasan . Yang disayangkan adalah Balkon – balkon tersebut tidak mendapat perawatan selama 10 tahun setelah stasiun ini berdiri, yang menyebabkan berkurangnya daya tahan baja yang telah terakumulasi. Hal itu tentu sangat berbahaya, mengingat baja merupakan faktor penyangga dari stasiun ini.

Open Track Technology
Pemerintah setempat berharap dengan dibangunnya stasiun Stadelhofen ini dapat mengurangi kepadatan lalu lintas dalam beberapa tahun mendatang . Pemerintah setempat berharap agar para penduduknya beralih menggunakan kereta api dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari , sehingga kepadatan lalu lintas dapat teratasi dengan baik. Oleh karena itu, saat ini telah ditambahkan jalur atau rel ketiga.

- Pengantar Arsitektur -
Minggu, 18 Maret 2012 0 komentar

80 South Street

~ Architecture ~

80 South Street
Lokasi : Malmö , Sweden Fletcher street, South Street, Manhattan, New York City 

Area Lantai : 12 kubus dengan 8 lantai 


80 South Street adalah sebuah hunian pencakar langit yang diusulkan untuk konstruksi di New York City. Bangunan ini direncanakan untuk konstruksi di Lower Manhattan, dan dirancang oleh arsitek terkenal Spanyol Santiago Calatrava yang dibantu oleh FJ Sciame Construction Company. Namun, proyek ini dibatalkan pada 16 April 2008 di bangun dari menurunnya pasar real estate. 

80 South Street dari Kejauhan
Desain terdiri dari 12 bangunan berlantai empat kubus ditumpuk di atas satu sama lain, dari sebuah pusat cantilevered kolom beton berdiri di atas sebuah 8 - lantai dasar. Terendah dua batu, serta seluruh dasar, akan terus kantor.10 atas batu itu direncanakan untuk dijadikan sebagai tempat tinggal masing-masing. Masing-masing kubus swasta akan terdiri dari sekitar 10.336 kaki persegi (960 m2) daerah, serta taman outdoor. Tempat tinggal masing-masing memiliki biaya hingga $ US 30 juta, membuat mereka beberapa kondominium yang paling mahal di New York City.

Tinggi bangunan ini memiliki atap direncanakan ketinggian 826 kaki (251,8 m), dan inti pusat itu direncanakan untuk memperpanjang sebagai puncak menara untuk 1.123 kaki (342,3 m). Menara ini awalnya dipahami sebagai 3rd - bangunan tertinggi di New York City (setelah Empire State Building dan Bank of America Tower).  

Ketinggian 80 South Street
Identifikasi 80 South Street yang berfungsi sebagai perumahan kondominium ini mempunyai nama alternative yaitu Town houses in the sky yang terletak di Fletcher street, South Street, blok 7272, Manhattan, New York city, New York, USA. Bangunan yang bertetangga dengan Financial District ini jenis konstruksinya adalah gedung pencakar langit yang dibangun dengan material utama beton dan kaca dan bergaya arsitektur ekspresionisme struktural.

Tumpukan Kubus-kubus
Bangunan itu memiliki bentuk yang inovatif kotak persegi panjang, yang masing-masing unit hunian terpisah, ditumpuk di sekitar pusat inti. Struktur harus diatapi sebuah puncak menara yang akan menjangkau melampaui 1.000 kaki. Meskipun ketinggian, bangunan akan terus hanya 12 tempat tinggal. Sepuluh dari dua belas batu akan berisi tempat tinggal dan dua batu yang lebih rendah, serta 8-cerita dasar akan komersial. Masing-masing kubus akan menjadi sekitar 10.336 meter persegi masing-masing. 

Masing-masing kubus pribadi -"townhouse" akan memiliki taman pribadi. Bangunan ini akan rumah yang paling mahal di kota kediaman dan mungkin di dunia. Dengan masing-masing kubus menampilkan lift yang terpisah dan taman pribadi, apartemen ini diharapkan akan menjadi paling mahal di kota. Menara ini disetujui oleh kota pada awal bulan Februari 2005. Setiap townhouse diperkirakan menelan dana sekitar 30 jua. Menara akan menggantikan enam lantai yang ada bangunan bata merah di South street. 

Konsep dari Kubus-kubus
Futuristik kubik yang ditumpukan seperti kondominium dirancang oleh arsitek Santiago Calatrava wizard yang akan cepat mana-mana tapi masih menolak untuk mati, membuat harapan hidup dalam pikiran Archi-aneh di mana-mana. Meskipun yang berharap suatu jiwa waspada ke arah Wired New York telah menggali apa yang bisa dianggap sebagai bukti yang pertama Calatrava paku di peti mati. WNY poster BrooklynLove, sementara melakukan beberapa perakaran sekitar di dunia maya, terjadi pada beberapa permata dari Cook + Fox Arsitek yang hanya mungkin menjadi sebesar 80 South Street direvisi. 

Menggali lebih dalam mengenai status dari 80 South Street menyatakan sangat sedikit. Para pengembang situs Sciame tidak menyebutkan apapun tentang apa yang pada satu waktu perusahaan proyek utama. Dan selain dari yang selalu berharap blogger menyatakan "Itu akan dibangun!", Satu-satunya aksi di dunia maya adalah selalu tenang di South Street 80 website. Dari sudut pandang kami, salah satu dari menara ini akan baik-baik saja.

Sejarah Singkat

Desain selama 80 South Street pertama kali dirilis ke publik pada tahun 2003. Santiago Calatrava telah menyatakan bahwa ia mengambil ide untuk membangun dari sebuah patung yang diciptakan pada tahun 1985. 880 South Street mendapat persetujuan untuk konstruksi dari Kota New York pada bulan Februari 2005; di situs yang direncanakan akan dibangun saat ini ditempati oleh enam lantai bangunan bata merah.Meskipun 80 South Street telah disetujui oleh kota, proyek ini kemudian dibatalkan pada bulan April 2008. Bangunan tidak menjual apapun dari 10 multi-juta dolar perumahan batu; pengembang proyek juga tercantum penurunan pasar real estat AS sebagai faktor dalam pembatalan.

Denah lantai 1 80 South Street


- Pengantar Arsitektur -
Sabtu, 10 Maret 2012 0 komentar

Sandica Airport

~ Architecture ~

Sandica Airport
Bandar Udara Bilbao Sandica Airport, dirancang oleh Santiago Calatrava, dibuka untuk lalu lintas pada 19 November 2000. Dengan desain, yang bersifat visual mencolok dan struktural berani, Calatrava meletakkan sukacita kembali ke perjalanan kontemporer. Baja dan struktur beton, julukan La Paloma karena kemiripannya dengan burung raksasa akan mengambil penerbangan, diintegrasikan ke dalam pemandangan hijau perbukitan di Lembah Txoriherri di dekat Bilbao. Aluminium kulit Terminal Tengah menyapu 140 meter di seberang terminal lama masuk, menyediakan penutup untuk beberapa tingkat kedatangan dan keberangkatan

Eksterior Sandica Airport
Para penumpang mencapai pesawat dengan melalui Hall Keberangkatan, sebuah struktur menjulang dipenuhi siang hari, dan empat lantai Galeri Keberangkatan luar yang terhubung ke tempat terbuka, sayap aluminium mengingatkan pada kulit pesawat terbang, yang berisi dua belas gerbang terminal penumpang.

Tata letak ini dirancang untuk membatasi dampak bangunan pembantu di visual dari bangunan utama. Elegan parkir berlantai empat struktur, dengan jalan menuju skylit Terminal Building, adalah dimasukkan ke dalam tanggul berumput.

Interior Sandica Airport
Hall Keberangkatan, dengan sayap berusuk beton, menunjukkan visual yang mengagumkan. Penopang dan kabel memproyeksikan lurik mengubah pola bayangan pada dinding dan lantai granit.

Tata letak ini dirancang untuk membatasi dampak bangunan pembantu di visual dari bangunan utama. Parkir elegan dengan struktur 4 lantai, dengan jalan menuju skylit bangunan Terminal dan dimasukkan ke dalam tanggul berumput.
Sketsa Denah
Rancangan Tampak

- Pengantar Arsitektur -
Jumat, 09 Maret 2012 3 komentar

Athens Olympic Sports Complex

~ Architecture ~

Athens Olympic Sports Complex
Sebuah Sayembara perencanaan arsitektur Stadion Olympiade Athena dimenangkan oleh arsitek dari Spanyol yaitu Santiago Calatrava. Perencanaan Calatrava meliputi konstruksi atap dari stadion utama; struktur yang sama seperti pada stadion utama tetapi dengan skala yang lebih kecil untuk velodrom balap sepeda; desain lansekap umum, seperti arkade baja bernama Agora; struktur baja kinetik yang bernama “ Wall of Nations “; kanopi pintu masuk; entrance plaza; Ikon Olympiade; serta sebuah struktur setinggi 100 m dalam bentuk jarum sulam yang dimaksudkan sebagai “ Landmark “.

Stadion Olympiade Athena semakin melengkapi pusat kegiatan atletik dan even-even kebudayaan dengan pengaturan taman ekologi yang sustainable, dilayani oleh peningkatan sistem transportasi.

Site Plan
Stadion ini dilapisi oleh atap kaca berlapis (laminated glass) yang mampu memantulkan hingga 90% sinar matahari, di mana bentukan atap teradopsi dari sepasang arah bentukan daun. 

Struktur atap velodrom terdiri dari dua lengkungan, di mana masing-masing ketinggian lengkungan adalah 45 meter, dengan berat 4000 ton dengan struktur atap kaca dan baja yang menggantung. Empat entrance pada plaza memberi akses tertib menuju bangunan yang lebih kompleks. Tiap gerbang masukan dinaungi oleh kanopi baja yang melengkung, yang mana memberi pertanda yang jelas akan elemen kompleks ini. Pada penyinaran malam hari, kanopi tersebut bermaksud sebagai pemberi arah orientasi dan sebagai penarik perhatian sekitarnya (point of interest).

Dua plaza terletak berhadapan dengan pusat sirkulasi utama di antara Stadion Olimpiade Athena dengan Velodrom. Selain itu, di sisi utara bangunan utama ini mengantarkan pada Stasiun Kereta Api Listrik Irinis dan jembatan pedestrian Neratziotissa.

“The Nations Wall” terbuat dari dinding sculpture baja yang berbentuk menyerupai pipa, didesain untuk berpindah pada gerak gelombang, menciptakan efek yang menyenangkan bagi cahaya dan bayangan pada sirkulasi utama dan plaza. The nations wall ini juga menyajikan layar video berukuran raksasa.

Sketsa Desain
Sebagai tambahan, terdapat area baru yang memberi kenyamanan pada atlet, perbaikan jembatan bagi pedestrian, hubungan sampai transportasi umum, lapangan parkir dan stasiun bus, serta bentuk instalasi dan prasarana untuk semua elemen.

Semua struktur sudah didesain agar mereka bisa prefabricated pada ukuran besar, mengurangi kebutuhan pekerja dan perlengkapan di tempat, serta meminimalisir kesalahan yang terjadi ketika pembuatan dilakukan di tempat.

Ikon Olimpiade merupakan seni pahat baja yang dapat dipindah-pindahkan. Menopang pada tonggak menara baja, ikon bisa diputar secara horisontal melewati titik sokongan di puncak tonggak menara. Ikon akan berfungsi sebagai jam matahari, membentuk bayangannya atas garis waktu.

Sistem konstruksi atap Stadion Olimpiade Athena berupa busur ganda sebagai pemikul struktur atapnya. Busur ganda yang dipakai pada stadion ini tidak berbentuk rangka ruang tetapi bahan yang dipakai yaitu pipa baja. Setiap busur pada stadion Olimpiade Athena sebenarnya terdiri dari dua busur berbentuk parabola dimana busur yang lebih besar terletak diatas busur yang lebih kecil.

Satu set busur ganda yang memikul beban seluas 42000 m² (pada tahap perencanaan ukuran ini kemudian diperkecil menjadi 24000 m² untuk mengurangi tegangan yang terjadi pada busur) dan dengan bentangan sejauh 304 m. Disain yang ditawarkan untuk atap stadion olympiade ini mengingatkan pada karya Calatrava terdahulu di kota Bilbao. Jembatan penyeberangan Zubi Zuri terletak beberapa ratus meter kearah hulu dari musium Guggenheim yang terkenal itu.

Konsep Desain
Beban-beban yang dipikul oleh satu set busur ganda antara lain beban vertikal, atap polykarbonat yang dipikul oleh balok transversal, dan sebuah balok torsi silindris yang memikul balok-balok transversal tersebut. Dua buah jembatan yang ukurannya oversize, seperti yang ada di Bilbao, yang saling berhadapan satu dengan lainnya, dimana kedua jembatan ini melengkapi desain arsitektur untuk atap stadion olympiade Athena.

Calatrava menyukai disain dengan bentang besar dan bentuk busur. Bentuk busur cocok untuk bentang besar karena ke-efisien-an strukturnya. Busur baja ditempatkan kearah memanjang dari stadion, tidak kearah melintang dari stadion sebagaimana yang lazim dilakukan dalam sebuah perencanaan struktur. Dengan menempatkan busur ini kearah memanjang stadion, yang panjangnya lebih dari 300 m, busur ini menyerupai bentuk lintasan seorang atlit loncat jauh dan juga secara jelas memberikan nuansa luas dalam bentuk pelangi. Busur bajanya berukuran besar untuk memenuhi syarat kekuatan tetapi cukup langsing bila dibandingkan dengan bentangannya dan tingginya, kelangsingan ini menghasilkan deformasi yang cukup besar akibat beban-beban rencana.

Olympic Sports
Calatrava tidak mau menggunakan busur rangka karena akan tampak seperti struktur instalasi industri. Dia memilih busur pipa untuk memberikan bentuk yang lapang dan tampak yang estetik meskipun strukturnya menjadi lebih berat. Keputusan terakhir menyangkut pilihan bentuk penampang dari busur. Calatrava memilih bentuk lingkaran dan bukannya bentuk orthogonal dengan momen inersia yang sama untuk kedua sumbunya.

Desain akhir menghasilkan sebuah struktur dengan ketinggian 72 m dan bentang bersih 304 m. Beratnya mencapai 19000 ton, termasuk peralatan listrik dan mesin. Busur atas memiliki diameter 3.20 m, dan busur bawah memiliki diameter 3.60 m. Pipa torsi memikul seluruh kebutuhan infrastruktur dan juga akses untuk orang yang melaksanakan pekerjaan pemeliharaan. Empat tiang memikul seluruh berat struktur, keempat tiang ini berukuran 20 m x 16 m, setiap tiang berdiri diatas 32 s/d 48 buah bored pile berdiameter 1.5 m dan berkedalaman 31 m. Untuk menutup luas atap sebesar 24000 m², digunakan 5000 lembar plat polykarbonat dengan ketebalan 16 mm. Panel polykarbonat ini menyerap 45 % radiasi panas dan sinar matahari yang masuk. Panel polykarbonat ini dipikul oleh balok baja dengan panjang maksimum 25 m, dan 10000 m kawat baja yang memikul seluruh sistem ini.

- Pengantar Arsitektur -
 
;